Senin, 12 April 2010

hanya sebentar saja….

Tau..?? dia ingin teriak, bercerita dan menyandarkan kepalanya bentar…

hanya sebentar saja….

Kenapa doanya sulit untuk di kabulkan…

Masih banyak yang harus dilewati untuk suatu hal itu…

Kepalanya berat...untuk dia simpan semuanya sendiri…..Hanya sendiri…..

Bisakah dia bercerita mengenai cerita ini pada orang yang ada selalu tersenyum buat nya…

Memperdengarkan kata-kata kuat untuk pertanyaan-pertanyaan hidupnya yang beraneka…

Menguatkan langkanya untuk perjalanan pikiranya….

Bertukar pikiran dengan tatapan mata yang tak biasa….

Dia bersabar dan tetap banyak bertanya….

Untuk semua yang ada di pikiranya….

Rumit walau sebenarnya simple…

Dia ingin menangis…

Tapi apakah ini pantas untuk di tangisi????

Dia takut……

Dia bingung…

Tapi dia harus tetap tertawa….

Hanya dia yang maha indah temanya untuk bertukar cerita…

Mentransfer kata-kata lewat isyarat yang ada di sekitarnya…

Lewat tutur kata mereka yang bisa saja tak di sengaja….

“tuhan” dia sebut namnya…

Dalam doanya dia banyak bertanya dan meminta…..

Sumpah sunguh berat kepalanya saat sekarang…

Kembali benda kotak hitam ini dia curahkan kesahnya tentang semuanya….

Semua yang menjadi objek piriranya detik sekarang…….

Jumat, 09 April 2010

Ternyata cerita ini di baca juga oleh seorang sahabat ku bernama “amstrong”

Dan menurutnya dia seperti orang yang bertopeng menutupi sisi lain yang dimilikinya…

Benar terkadang topengnya kuat melekat padanya…

Tapi ada banyak hal yang membuatnya sepertri itu…

Bukan hanya persoalan yang simple menurunya….

Cukup kompleks dan memalukan….

Ha….

Ada satu sisi yang membuatnya masih menerawang karna permasalahan yang biasa di alami oleh manusia..

Permasalahan mengenai hati dan perasaan…

Mengapa emosinya muncul dipermukaan terkadang…

Peristiwa yang memuakan dan menjijikan telah membuatnya luka beberapa kali…

Satu…dua…tiga dan entah sampai hitungan keberapa lelaki dengan menawarkan kebaikan dan kesuguh-sunguhan datang dengan tidak bersunguh-sunguh….

Untungnya berapa kali dia terselamatkan dengan muka”tai…” yang mereka suguhkan

“Hai…bung…..saya bukan untuk kamu jadikan permainan…!!!”

“saya juga bukan wanita yang sangat kuat untuk kamu uji kesabaranya….!!”

Dia berkata dengan senyum kuat tersunging di bibirnya…

Senyum palsu???…..ya……..

Buat dia lemah kuat lemah kuat dan makin lemah….

Dia tak ada tempat buat dia bersandar kecuali dia yang Maha Indah

Kepada dia yang maha indah dia hanya bisa berkeluh kesah…..

Bukan pada para sahabatnya juga bukan pada mereka orang yang tak dikenalnya….

Tapi para sahabatnya sedikit banyak peka ada sisi lain yang dia punya..

Tak mengerti kenapa mereka diam…atau hanya menebak nebak saja mungkin…

Kalau dia berani bilang…”ya…”

Tanpa banyak kosekwensi yang slam ini dia pengang..mungkin sudah banyak cerita di hari-harinya…

Tapi dia tak berani karna ada beberapa aturan main dalam hidupnya….

Tidak dan tidak…..

Semuanya jadi tak gampang…tapi bisa juga jadi gampang….

Dia bahagia dengan hidunpya…bahagia karna hidupnya indah….

Dia tak munafik….

Hanya satu sisi dari hidupnya yang menurutnya kering gersang dan abu-abu….

Satu sudut dari semua ruangan hidupnya yang ia warnai dengan warna-warna pastel..

Beberapa orang pernah menjadi bahan pikiranya dalam hari-harinya….

Entah cuman karna tak ada kerjaan atau hanya ingin membuktikan kalau

Hatinya masih ada “rasa..”

Hanya segini…..nanti lagi….

Kamis, 01 April 2010

tentang dia...aku...

Kembali bercerita tentang dia…

Yang mungkin kau pun mengenalanya…..

Huuufffss….kasian dia..

kalian pernah terpikirkan bagaimana dia….

Kembali mencoba biasa seperti hal-hal sebelumnya..

Berkata dia pada yang maha indah….

Dalam tunduknya dia bertanya….

“salah kalau hamba mu meminta kemudahan atas ini?”

“Salah bila hambamu meminta ini terwujud bukan hanya imaginasi??”

“salah bila hambamu bilang…aku lelah…!!!!aku inggin seperti mereka…!!!!

Ketika dia mendengar banyak cerita tentang cinta….dalam hati ia bertanya…”bagaimana ya rasanya”””

Luuuppaaaaaaaaaa……………..dia lupa bagaimana rasanya……

Ha………….

Dia telah banyak disakaiti samapi dia takut untuk bercerita….

Dia banyak menanggis hingga ia enggan untuk bermimpi….

Dia BAIK..kata mereka….tapi terkadang yang baik menjadi aneh…

Ketika dia berada di lingkaran rumit dia menjadi semakin sulit…

Hufffsss….

Izinkan dia untuk tidak hanya bermimpi….

Pernah mendengar kalimat aneh yang berkata…

“kita bagaikan malaikat yang hanya mempunyai satu sayap di punggungnya…akan terbang lebih indah ketika kita berpegangan tanggan untuk terbang bersama dengan sayap nya”

Untuk kali ini dia hanya mempunyai satu sayap yang berusaha kuat untuk tetap tersenyum…

Dia kuattt..sangat kuat….

Tak pernah berani bilang kata “manja” karna dia tak bisa manja….

Berusaha untuk tidak bilang kata “takut” ditutupi dengan mandirinya…

Dia inggin seperti dia…..mereka….nya dan dia…..

Tapi itu bukan dia….

Dia adalah aku……….

Aku yang bercerita tentang diriku dengan sebutan “dia”