sebenrnya nyawa ini yang salah untuk sebuah ruang, tertinggal atau terlalu awam untuk atmosfer ini...
semakin bergeser yang katanya bernama "budaya timur"...bertanya-dan bertanya dalam hati, siapa yang tak sesuai..aku dia atau dia?????
jiwa yang tak sama dengan mereka..
mereka yang telah bermetafor..
ruangan yang salah di injak....
atau oksigen yang bukan untuk bernafas...
lagi berada dalam kotak "seni" nyawa-nyawa di dalamnya...
seorang ibu dengan anak gadis di samping nya..tampak seperti kawand dan santai...
apa yang di ajarkan dan di pelajari untuk asap yang di kepulkan ibunya dari sebatang rokok yang di bakarnya..
apa yang di tanamkan ibu itu pada otak anaknya untuk kemudian tetap baik..
tapi tunggu dulu, apakah kata baik pun sekarang sudah bergeser makna kandunganya...
apakah yang dulu tidak baik sudah menjadi tidak papa???
yang dulu jelek menjadi biasa....
tingkah tubuh laki-laki dan wanita menjadi sama..
untuk satu hal yang sampai sekarang masih ku anggap "tabu" dan "jelek"
berada dalam alkohol dan asap nikotin...
sebenarnya ini apa dan seperti apa?????
berusaha memaklumi dengan segala ke kolotan ku yang kata mereka...
tapi tak bisa berbohong kalu keadaan menjadi tanda tanya besar...tentang mengapa?????
tidak di seni pertunjukan ataupun seni nada...
sama yang di hadapkan....
sebentar...
sebenarnya yang salah itu siapa???
jalan pikiran ku yang kolot, yang katanya tidak "gaul"
atau mereka yang terlalu menyembah kehidupan barat tentang arti ke bebasan....
sedah sangat biasa keluar masuk asap putih dari bibir seorang wanita..di sini..
sudah tak heran bau alkohol mengikuti perkata ucapanya...
mari tetap berbincang untuk ini, sampai otak puas menerima pernyataan..
seperti yang pernah terpikir tentang gender..."banci dan cewek tomboy........"
Senin, 02 Agustus 2010
Minggu, 01 Agustus 2010
selamat datang dari bawah
menyadarkan tubuh akan kekecilan bendahara kata yang di miliki
menyadari otak akan minimnya ilmu yang di punyai..
menyadari kaki yang masih sempit ketika melangkah...
menyadari kata-kata yang masih baku ketika bersuara....
mereka berkata beberapa cpat, syarat makna dan berat
mereka bercerita tentang sesuatu yang baru mereka terima
mereka membincangkan makna tentang sesuatu yang mereka tanggkap...
urat lehet ngotot untuk mencari apa di balik kentang...
ruangan dilapisi kain hitam di tata menyerupai kamar pertunjukan
dengan deretan kursi merah yang tersusu rapi di atas karpet hitam yang tampak kelam...
balon-balon pertanyaan melayang dari setiap otak mereka
berusaha nalarku menangkap dan menterjemakan setiap kata dari bibir mereka..
memehami kecepatan argumen dari cakap mereka...
mendengar bisikan kawand tentang siapa mereka.....
selamat datang dari bawah
membawa ku pulang dengan sejuta pertanyaan yang sampai sekarang masih bersemayam..
meringkuk teduh di sudut penasaran...
menyadari otak akan minimnya ilmu yang di punyai..
menyadari kaki yang masih sempit ketika melangkah...
menyadari kata-kata yang masih baku ketika bersuara....
mereka berkata beberapa cpat, syarat makna dan berat
mereka bercerita tentang sesuatu yang baru mereka terima
mereka membincangkan makna tentang sesuatu yang mereka tanggkap...
urat lehet ngotot untuk mencari apa di balik kentang...
ruangan dilapisi kain hitam di tata menyerupai kamar pertunjukan
dengan deretan kursi merah yang tersusu rapi di atas karpet hitam yang tampak kelam...
balon-balon pertanyaan melayang dari setiap otak mereka
berusaha nalarku menangkap dan menterjemakan setiap kata dari bibir mereka..
memehami kecepatan argumen dari cakap mereka...
mendengar bisikan kawand tentang siapa mereka.....
selamat datang dari bawah
membawa ku pulang dengan sejuta pertanyaan yang sampai sekarang masih bersemayam..
meringkuk teduh di sudut penasaran...
Langganan:
Postingan (Atom)