Sabtu, 12 Januari 2013
dan kata menghujat berbaris mendesak ingin keluar kemudian terucap
dan sekarang saya merasa bengah
dan sekarang emosi sedang bermain
dan kata menghujat berbaris mendesak ingin keluar kemudian terucap..
menghela nafas saja lah..
lebih merasa baik
dari sebelumnya menangis
serasa terjebak dan dijebak kondisi
mengerti dan maklum untuk sebuah keterjepitan
okeee
kita semua ditekan dan didesak
kami juga punya planing sendiri untuk membantu
kami juga punya rencana masing-masing untuk memudahkan
tapi apa kami bisa berjalan
bisa...sedikit
dan tidak
kami dipaksa untuk tetap disini dengan alasan pengritan
kami terus ditanggungjawabkan tentang sebuah resiko
dan sekarang
aku mengerti yang dirasakan saudara
dan cukup melelahkan
kami semua terjebak dalam lubang ini
dan kami tidak boleh keluar
kami semua masuk ke perangkap ini
dan kami tidak boleh melepas
okee
lumrah dan memang begitu
tapi akan banyak tapi dan tapi...
okelah akan terus saya jalankan perintah tuan
Selasa, 01 Januari 2013
dan kita harus kembali
kenapa ada jalan dan kenapa ada persimpangan
kenapa ada senang kemudian menjadi tidak senang
ada yang bilang itu jiwa ada yang bilang itu kebagaiaan
tuhan bebas membolak-balikan perasaan hambanya
ada banyak hal rumit dan sederhana ketika ingin ku ceritakan
ada masa hebat yang membuat kita bangga
dan ada massa ketika itu selesai
dan kita harus kembali
ada masa meyangkan bersama kawan
ada masa kita harus meninggalkan kawan
hapir 8bulan tapi proses adaptasi masih kacau
masih menangis ingat masa kamrin
masih sedih dan iru liat gambar mereka
masih miris ketika mereka masih bisa bersama
masih menangis ketika ingin pulang
mencari kabar mereka lewat jejaring sosial mereka
melihat gambar mereka dan kemudian menangis lagi
mungkin rasa ini sama ketika 7 tahun yang lalu aku datang
mengis ingin pulang
menangis rindu tanah yang ditinggalkan
dan sekarang 7 tahun itu kutinggalkan
menagis ingin pulang
menagis rindu gerakan disana
tanah yang bisa menjadikan ku siapa-siapa
Langganan:
Postingan (Atom)

