Minggu, 25 September 2011

bapak, ibuku dan adeku


setiap tahun dalam banyak harinya, beberapa hari dalam hitungan beberapa jam..
aku bisa menjaga mereka berdua dari dekat...
sedikit memberikan gerakan untuk membuat bapaku senang dan membuat ibuku senyum..
dalam kurun waktu yang tak banyak, tak akan pernah cukup membayar semua keringat mereka..
kamu tau yang??orang yang paling hebat menurutku adalah ibuku..
juga berarti bapaku hebat...
selalu berdoa untuk membuat mereka bangga..
kepada bapaku..




ibuku..




adek-adek ku...
kepada mereka....
keluarga kami berusaha untuk selalu senang, dan memang adanya kami selalu senang..
dan memang adanya kami selalu senang...
mereka bangun ketika mataku belum mampu untuk membuka karna malas dan salah jam hidup..
mereka telah bekerja ketika badanku masih melingkar memeluk guling...
siapa yang tak malu untuk umur sebesar aku..
aku malu....
sekuat tenagaku juga aku akan berusaha membanggakan mu dan menjagamu mu.....

Minggu, 20 Maret 2011

sakit ketika tau dia susah..


bulat dan terus berputar..
rasa bangga berada di atas dan sakit dan rendah ketika di bawah..
ketika rasa ada dan ketika susah untuk ada..
sakit ketika tau dia susah..
aq tak mau dia susah..
jaga dia ya allah..
permudahkan dia ya allah..
bapak ku terlalu tua untul memikirkan sulit...
duduk di kursi empok dengan beban yang enteng...
bapak maaf putri mu hanya bisa diam...
berdoa kadang kalau tidak lupa..
maaf bapak putri mu terlalu sibuk dan lupa..
disibukan oleh cita-citanya dan ambisinya...
ya allah sampaikan ke bapak ku...aku akan terus berusaha untuk membuatnya bangga...

Minggu, 13 Februari 2011

sensitive pasife


berusaha apalah yang tak bisa dikatakan
ingin menunduk tengkuk enggan..
ingin bercerita tapi enggan
ingin pergi tapi tak
hati yang mulai rela
hati yang mulai lemah..
mulai bermain dengan sensitive pasife
takut bodoh dan dibodohin..
dengan omong besar yang kosong..
oleh tulus yang tampak..
oleh sunguh yang terlihat
tapi terlalu dlam letak pusat yang dapat berbicara jujur..
ingin menggapai pun tak mungkin bisa
hanya sang pemilik yang mempunyai kuasa atas nya mutlak...
mungkin benar apa yang tubuh pikirkan tentang mandiri dan sendiri...
terlatih untuk bisa bergerak ketika tubuh engan beranjak..
terlatih untuk mencari kesenangan hati dengan sendiri berusaha untuk tidak tertaih..
harusnya semua bisa dan sangat biasa..
karna jiwa telah terlatih
tapi hati tetap lemah dan perpori..
semua akan menjadi terbiasa dan biasa lagi..
seperti ketika sendiri dan membiasakan diri sendiri..
ketika tidak pikir tentang perasaan hanya hati sendiri..
yang katanya proses..
semua adalah proses...
proses untuk menjadi..
entah akan menjadi apa...