Rabu, 26 Maret 2014

tidak usah di semangatkan setiap waktu pagi


tidak usah di selamatkan setiap hari datang lagi
tidak usah di semangatkan setiap waktu pagi
hari akan selalu datang
dan semangat tak perlu diselamatkan
semua akan berganti
walau dengan berbeda cerita
semua akan berbeda
walau dengan cara yang berubah

ketidak biasaan dengan kebiasaan
kebiasaan yang kemudian menjadi dulu
fase mempunyai banyak muka
dan muka akan terus berubah
menjadi sangat lembut atau frontal
menjadi sangat baik atau pecundang
memahami abstrak yang akan diperjelas
menggandeng realis yang sedang dilakoni

menempatkan diri pada posisi aman
pemahaman mengatakan aman akan baik
dan tidak semua aman menjadi membaik
berbentuk sebaik-baiknya makhluk
sesuai janjinya
baik akan baik
berada pada posisi aman, tidak menjadikan nyaman
ketika aman
ada banyak pisau bersiap menghujam
terlena maka akan tertinggal
ujianmu meninggkat pada fase selanjutnya

biarkan masalah maenstream menjadi ketersampingi
karna tak banyak upaya yang bisa digerakan
biarkan maslah ini tumbuh 
dari sugesti  dan pemahaman
kalau dia akan dia..


Minggu, 02 Maret 2014

berusaha untuk yang ada

ketika semua cerita diam pada titik tajam
ketika rasa tidak bisa dipastikan berteriak
ketika langkah harus berlari dan memberi
tanpa pamrih, belajar
sesuai janji hatiku pada mu
untuk tidak menghiperbolakan keadaan
untuk tetap santai dalam riuh

engkau terlalu mencintaiku
merindukan tanggisanku
entah kenapa menjadi cengeng
tapi hanya dihadapmu
seperti tak ada, namun dihati
hanya punya kamu
aku ingginketempat mu
dengan jalanku
kau yang menentukan
aku mencintaimu
karna aku tau
kau sangat mencintaiku
iku hanya inggin menjadi kesayanganmu
anak kesayangan mu
ya....aku hanya punya kamu
dalam setiap monologku
tersendat langkahku
hanya engkau yangku cari
aku tidak menggombal
atau merayumu kosong
aku bersungguh-sungguh

ketika mereka tak menggangapku
aku mencarimu
bernyanyi untuk terus merayu mu
ketika lelah tak terbendung
diam diam kau menggobatiku
tak sepengatahuanku
dan ketika akubisa membahagiakan mereka
aku berlari memelukmu, berterimakasih

menjadi mendayu
karna hatiku sedang dilatih
tentang banyak hal

ketika kecil
aku ingin kerumahmu
berusaha untuk mencapai kediamanmu
karna aku ingin menemuimu
dan menayakan banyak hal tentang nama
dan bagamimana menciptkan beribu benda dengan namanya
dan sekarang
aku selalu bertemu dengan mu
berdialog diam-diam
berbisik tenggah malam
dan bernyanyi dihati

tak pernah mempedulikan kaki
tak pernah memperhatikan badan
tapi engkau selalu menjaganya
dan menjauh semua sakit

hati diuji belakangan ini
lama, tak pernah selama ini
diam dalam sakit tapi tak pernah bosan
tak pernah sebodoh ini
keyakinan dan kebetulan

sudahlah...
otak lelah, tapi tak pernah menyerah
ikuti alurnya
diam dan rasakan
rasanya

berusaha untuk yang ada
kubiarkan engku yang akan mengaturnya
untuk hati dan kunjunganku kekediamanmu
aku akan terus merayu
ketika akan hilang
makan akan pergi
risaukanlah karna masih sanggat mengusik