Jumat, 17 Desember 2010

lumayan bisa berbafas


betanya pada kaawan bagaimana menjadi mudah dan selesai
bercerita pada cinta tentang apa yang diresahkan dan di pikirkan..
hembusan nafas menjadi 2 tidak tunggal
soal komitmen, keharusan yang harus dikerjakan
berpikir tentang bapaku yang sedang susah kata adek ku
berpikir tentang ibuku yang sering bertengkar untuk finansial tau lewat chat di obrlan..
membatalkan niat untuk meminta lagi karna keadaan..
semua tersusun tapi takut menjalankan..
jarum menunjukan anggka semakin menurun nominalnya..
pengaruh berat otak yang tak bisa simple..
pengarauh berat kebiasaan yang tak bisa slow katanya..
sudut ini pengap dan terjepit, tak ada leluasa untuk bergerak
lumayan bisa berbafas dan sedikit selonjorkan kaki karna rezki dan kasian..
menabung akhir bulan untuk di lunaskan awal selanjutnya...

Minggu, 12 Desember 2010

mereka bersama abu rokok dan kopi..


berusaha untuk menyamakan persepsi dan kebiasaan
berusaha untuk memaklui keadaan dan kenyamanan
untuk sayang mereka
rindu keruwetan t-shirt di atas sofa, pojokan kamar dan gudang..
bermacam aroma ketiak 3 hari sampai 5 hari tak mandi
hidup ketika panas berasal dari atas kepala dan cacing perut mulai tak betah
emosi tuan tanah labil karna maslah finansial dan struktur
tugas akhir yang ikt menyumbangkan space khusus di otaknya
yang kadang dikerangkeng sementara untuk maslah kwajiban...
enggan bercerita banyak
semoga semua tak hilang