Selasa, 23 Desember 2014
terimakasih
ada yang bermain sepuas hati tanpa seizinku
masuk dan membongkar seenak hatinya tanpa dia sadari pimtu tertutup
diam dan duduk tenang hati menantap
kadang hilang kemudian hadir kembali dengan dinggin yang sama
seperti menatap air dengan bisikan angin
aku tetap menontonya
biarkan dia bermain,
tidak berbahaya...
ujur hati pada hati
remeh..
dan benang tak kasat mata mengikat bayangmu
aku yang mengikatnya..
tangan menyakiti hatinya
terikat untuk hanya kutonton
dari pojokan deretan tulisan yang kau tulis di beberapa akunmu yang kupunya
hanya sekedar ingin memastikan "kamu baik"
bergulat pada keyakinan hati dan beberapa kebetulan
yang seperti direncanakan
dan berkali kali aku kalah..
kau tetap asik bermain
dan aku tetap memegang benang dimana kamu terikat
mencoba mencari berbagai spekulasi
berbicara kepada banyak hati
tentang hati yang kubiarkan terus berdoa untukmu
menurutku ini sudah tidak wajar
jiwaku sudah sakit
hatiku harus kubuka
terlalu penggap kau kubiarkan bermain didalam
terlalu bising namamu kusebut berkal-ikali dalam doaku
karna angin membawanya kembali ketelingaku ketika namamu kuteriakan
tidak ke kamu, atau tidak terbang kemudian hilang
aku tak tau kau hanya sebuah kerikil atau kau adalah burung
gambaran rasa yang kulukis dengan hurup sudah ku tulis dan kau baca
tak langsung kau jawab dengan "maaf dan tidak"
namun itu yang kau sinyalkan pada hatiku
dan ketika sabar dan sholat menjadi angin di ruang panas
hati masih berharap
tapi kamu tau
ini terlalu membuang buang waktu
dan jiwaku sakit..
dan aku salah...
dan mungkin ini menggangu mu..
biarkan hatiku menata ruangnya kembali
untuk menyiapkan tamu manis lainya yang akan berkunjung dengan pasti
sudah selayaknya hatiku terjaga dan dijaga
untuk semakin mencintai tuhanku
aku takut tuhanku marah
kemudian hatiku mati
kamu orang baik
silahkan pergi...
bantu hati menghapus namamu
aku sudah minta tuhanku menghapus namamu
tapi sepertinya harus kulakukan sendiri
dan kamu
harus membantuku
dan ketika sakitku sudah sembuh
aku akan menyapamu
kamu orang baik, ya...aku tak mengenalmu dengan baik
masih akan ku selipkan namamu dalam doaku
agar tuhan terus membuatmu baik..
terimakasih..
baik-baik la..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar