Rabu, 26 Juni 2013

monolong aku sedang gila


hai kamu
ya
kenapa gitu
kenapa?
g papa
g ada teman ya
iya hah
kasian
g juga
mau balik kejogja kamu mau apa
sepertinya duniaku ada disana
emang kamu mau jadi apa si
mau jadi orang yang berguna, belajar, bekarya, bercerita, bertemu, banyak la
cuman itu
g juga la, banyak lagi. aku pengen sekolah lagi
sekolah terus, kamu g mau kerja gtu
mau
la terus
nanti aja
kenapa
banyak hal
apa
panjang
intinya
orangtuaku, bahagiaku, kegemaranku, hidupku,
emang kamu pernah merasakan kamu benar-benar hidup ketika?
aku, punya teman-teman yang tak pernah lelah belajar bekarya dan bekerja
tapi g selamanya kalian akan seperti itu, terus dan terus, semua ada masanya
iya
kamu terlalu betah tinggal dimasa itu si
mungkin
terus?kamu akan?
membahagiakan bapak ku ma ibuku dulu, adek-adek ku...
caranya?
selama aku belum menikah, biarlah aku total buat mereka, biarkan banyak orang berkata aku sarjana tak berguna, karna mereka tidak tau semua perhitunganku, karna pertimbanganku tak terlihat. aku yakin ini baik, allah memberitahunya pada ku
kamu absurd ya?
iya
kadang aku bingung, bimbang, tentang semua idealisku, tak tau ini ideal atau kesombonganku
kamu sadar..umur mu,itu tidak muda lagi
iya, paham
dan kamu santai seperti ini?
kadang takut, kdang resah, kadang khawatir tapi aku yakin, jalanku sudah ada, dan aku tinggal berjalan
kamu itu abu-abu
iya, tidak seperti yang aku harapkan, sewaktu umurku jauh lebih muda dulu
orang-orang pada kasian kali, liat kamu..
biarkan saja, g ngaruh ma hidup ku
terus kamu mau buat apa si?
buat usaha, cari duwit, biar kaya, banyak uang, biar bisa kasih orang seenaknya,biar bisa bantu orang laen secara real g cuma doa, aku mau banyak duwit bia bisa nyenengin banyak orang
kamu sok alim
biarkan saja, aku mau itu, allah maha tau apa yang aku pikirkan dan rasakan
kamu itu sombong
ya, banyak yang bilang begitu..
dan terus...
saatnya mereka tau, aku tidak sombong
kamu maunya apa si?
kamu banyak tanya
kamu tidak jelas
oke, dengarkan. mungkin terlalu muluk, dari dulu aku mau menjadi wanita yang berguna, belajar sampai tua, bermanfaat untuk orang banyak,caranya seperti apa?mungkin dengan sekolah lagi. tapi sekarang aku tidak bisa sekolah dulu, ada banyak hal yang harus ku tunda, untuk cita-citaku. keluargaku, membutuhkanku, tepat 1tahun aku disini, tapi aku belum apa-apa, lambat, sangat lambat. tapi aku yakin aku bisa, aku pasti bisa, bermain dengan imaginasiku, menjadikan nyata impianku, untuk kemudian apu kembali kecita-citaku, pulang dan sekolah lagi, biarkan sudah tua, aku tak peduli. setelah aku yakin aku bisa dengan tenang dan bapak,ibuku sudah aman aku akan pergi lagi, smpai merka sangat nyaman. kadang aku menangis, sangat sering, sebenernya aku bisa tidak untuk cita-citaku. kalo mau sekolah lagi belajar la, bahasa inggris ku, tapi samapai dengan saat ini, aku masih malas-malasan belajar, gmana mau tercapai??pikiranku bercabang, banyak sekali, kdang jadi bingung. mungkin hanya satu pegangan yang aku yakini aku pasti bisa, karna aku bersama tuhanku, hanya itu, hanya dengan merayunya aku merasa bisa, dan akan bisa.
walau kau jelaskan panjang lebar, tapi kamu masih absurd
iya, aku tau
masalah jodohmu, kamu ga mau nikah apa?
ya mau la, aku tidak bisa menargetkannya, au ingin tahun depan, atau paling lambat 2 tahun lagi, ya,sudah tua tapi kembali lagi, allah sudah mengaturnya. lagian ketika akan berencana aku tak tau hendak dengan siapa aku berencana
ya si, kamu kebanyakan pilih, kepilih yang jelek nanti
tidak, aku yakin, jodoh terbaikku sudah dipersiapkan
hahah..kamu tukang mimpi
iya, memang
kamu mau yang seperti apa si?
secara fisik, dia manis, tinggi, g muluk muluk ya hahaha
terus
dia pintar, nisa mengajak aku untuk terus berguna, belajar, dan berkarya.dan yang paling penting aku ingin dia manusia yang tau diri terhadap tuhanya, rajin beribadah. agamaku standar, kalo toh tidak dengan suamiku nanti kepada siapa aku akan belajar?
ya juga si..karakter mu susah, jarang ada
tapi ada, aku tau orangnya, tapi aku tidak tau dia jodohku atau tidak. kalo dia yang terbaik allah akan memberikanya padaku
kamu itu pemimpi
semua berasal dari mimpi
dan kamu yakin semua terwujud
ya aku yakin, sangat yakin, akan tiba saatnya ketika ucapanku penuh dengan rasa syukur yang berlebihan dan airmataku menetes bahagia yang tiada tara. aku pernah berada di fase itu
okelah, selamat menunggu dan berdia juga berusaha
iya, terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar