Senin, 23 September 2013

aku adalah istimewa


sudah lama tak membaca, jadi mungkin kosa kata juga biasa
sudah lama tak berbicara jadi mungkin, tidak jelas dibaca
mulai membiasakan menulis dengan kesadaran akan dibaca
menjadi tidak leluasa
untuk berkata-kata dan bercerita
lebih privasi lebih menggembirakan
dibawah kesadaran akan disimak
seakan ditunggu oleh pengawas ujian
sehingga kata-kata akan menjadi batu
kaku dan diam

pernahkah kamu meminta dengan memaksa kepada emak mu?
untuk suatu yang kamu tagiskan
kamu berjuang untuk itu
dan tak pernah diberi
karna sebenarnya emak mu jauh lebih tau 
apa yang pantas diberikan padamu
walau mereka kadang tidak bilang "tidak"
dia mengisayaratkanya dengan isyaratnya
analoginya
aku meminta pada tuhanku untuk apa yang aku inginkan
merayu, menanggis, merenggek, berbuat
dan bernyanyi
tuhanku diam, tak pernah berkata tidak atau tunggulah
dia akan mengisyarakanya
maka manusia diam, dalam usahanya
hingga diyakinkan pada hatinya
itu adalah jawaban dari tuhanya

pernah merasakan keindahan doa
dan hadiah dari ibadah
buah dari kesabaran dan apapun yang pernah kamu indahkan
menjadi luar biasa atas kebesaranya
ceritaku beberapa tahun lalu 
saat itu, kadoku menumpuk
besar, berwarna
tak terhingga
ucapan syukurpun tak sebanding 
untuk semua itu
malu, untuk tidak patuh kepada yang maha memberikan
saat ini
fase berbalik kembali ke awal
menjadi ulat  bulu
bergerak dan memetakan akan bagaiman untuk kembali menjadi kupu-kupu
atas pengalaman
dan level yang meningkat
perjuangan menjadi lebih rumit
dan hadiah akan lebih luar biasa
yakin, dia maha adil

tentu
aku sangat istimewa





Tidak ada komentar:

Posting Komentar