Sabtu, 14 Juni 2014

keras dan tak berbentuk

sebenarnya saya belum kalah
hanya belum menang saja
kekhawatiran akan tekanan ini kenapa berlebihan
hai tuhan...
kau menciptakan aku begitu angkuh
kau membangun hatiku terlalu congkak
dan kau menjadikan rasa yang terlalu sombong
hendak kau bangun patung wanita besi kuat
kokoh dan kelam?
hendak kau bangun kekuatan kebal dari rasa sakit?
aku tak butuh pujian
yang kemudian mereka bilang aku kuat
aku tidak butuh tatap mata menatap dengan takjub
aku tidak butuh itu
hati ini akan menjadi sangat keras dan tak berbentuk
ketika terus kau pasang tameng baja
seperti anak kecil yang kemudian lari mencari ibunya ketika dia sakit atau sedih
bolehkah aku bertikah seprti itu
untuk ibuku tau aku takut dan sedih
tidak boleh..
ibuku tidak boleh tau kalo aku setakut ini dan sesakit ini
bapakku harus yakin aku bisa dengan mudah menapak
tanpa terpapah..
pada dasarnya aku berkata mengenai hal yang biasa, bukan luar biasa
hanya saja aku manusia cemen
takut dan cengeng..
untuk hal seprti ini, ratapan ini terlalu berlebihan
hidupku bukan sandiwara
hanya saja masa sedihku hanya akan bertahan dalam beberapa detik saja..
kemudian hilang
lalu datang lagi..
mungkin nanti akan ada fase dimana aku tidak bercerita pada benda cinptaan manusia ini lagi
dan bisakah aku untuk menjadi tidak soombong...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar